Bagaimana Cara Kamu Bangun Dari Kegagalan? 

Kata Bijak Anime ke-3

“Ketika kau gagal, bagaimana kau bangun? Orang terbagi menjadi dua, tergantung dari bagaimana mereka bangun. Pertama, orang yang melegakan dirinya dengan berpikir “Hei, paling tidak aku lebih baik dari orang itu“. Dan yang kedua, orang yang melihat tantangan dan siap menghadapinya”

Kata-kata ini diucapkan oleh Hasegawa ketika memberi nasehat Gintoki dan Sinpachi. Koq Hasegawa melulu sih? Mana saya tahu, entah kenapa banyak kata-kata bijak yang keluar dari mulut ossan pengangguran tersebut. 😁 Baca lebih lanjut

Memikirkan Konsekuensi Sebelum Bertindak

Kata Bijak Anime ke-2

“ANAK PEREMPUAN SEPERTIMU HARUS SELALU MEMIKIRKAN KONSEKUENSI DARI PERBUATANMU KARENA HIDUP ITU PANJANG”

kata-kata ini diucapkan oleh Hasegawa ketika memberi nasehat kepada Kagura. Ceritanya waktu itu kagura menanyakan pada Hasegawa kenapa setiap hari ia terlihat duduk di taman. Hasegawa mengatakan bahwa ia dipecat dari pekerjaannya gara-gara ia bertindak tidak memikirkan konsekuensinya.  Baca lebih lanjut

Apa Kau Menyalahkan Batu Ketika Kau Tersandung? Apa Ada Yang Berubah? 

Sebenarnya sekarang saya sedang mengerjakan proyek aneh, mungkin efek dari menonton anime Gintama atau mungkin karena saya kurang kerjaan atau karena saya kurang ide lain yang lebih brilian. Ah.. alasannya tidak penting.

Lalu proyek aneh apa yang sedang saya kerjakan? Beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk mencatat kata-kata bijak yang saya dapatkan dari anime yang saya nonton. Gak penting amat, biarin saja…

Untuk kata-kata pertama saya ambil dari anime Gintama, yahh karena saya lagi nonton anime ini.
“APA KAU MENYALAHKAN BATU KETIKA KAU TERSANDUNG? APA ADA YANG BERUBAH?” Baca lebih lanjut

Tampil Perfect itu Melelahkan

Namanya All Might, ia merupakan pahlawan terkuat dan simbol dari pahlawan. Kini ia mendapat tugas mengajar di sekolah SMA UAI, sekolah khusus untuk mendidik para pahlawan. All Might ditampilkan sebagai pahlawan yang cukup berotot seperti binarga. Wujud sebenarnya ia tak lebih dari manusia kurus dan kerempeng, penyebabnya ia telah menjalani menjalani beberapa kali operasi akibat luka yang dialaminya ketika melawan penjahat. Baca lebih lanjut

Bye..bye Dressrosa

Setelah dua tahun berlalu, akhirnya kita meninggalkan dressrosa menuju pertualangan baru. Tentunya arc Dressrosa ini menyisakan harapan, kekecewaan, kepuasan dan juga beberapa pertanyaan bagi penggemar One Piece.

Kemarin hari saya mengutarakan pada teman saya yang juga pencinta One Piece bahwa saya sangat kecewa dengan dengan episode. Ia balik bertanya “lah.. kenapa?”

Pertama, Sebagai salah seorang penggemar Zoro saya sangat kecewa dengan Arc ini.
Di awal Arc ini saya berharap salah satu lawan Zoro adalah admiral Fojitora, namun kenyataannya sangat sedikit scane Zoro melawan Fojitora. Zoro hanya berhadapan dengan fojitora cuma sesaat di depan Colleseum waktu mencari luffy dan pada episode 741. Episode ini menceritakan tentang Fojitora yang mengejar bajak laut disini saya berharap yang menjadi lawan fojitura di sini adalah Zoro, eh tiba-tiba muncul si Luffi dan tanpa babibu langsung melawan Fojitura tanpa memberi kesempatan untuk zoro. Padahal Luffy sudah babak belur ngelawan doflamingo malah ngelawan lagi Fojitora.

image

Bersiap-siap ngelawan fojitora, eh malah gak jadi

Dan Arc ini juga memberi tau kita bahwa tidak semuanya bisa ditebas oleh zoro, buktinya saja zoro tidak mampu memotong sangkar burung Doflaminggo dan borgol batu laut (lihat lagi episode Law diborgol, kalau andai saja zoro mampu memotongnya kenapa harus capek2 mencari kuncinya).

Kedua, Kemuculan nenek tsuru memberi fantasi yang baru bagi saya. Saya sangat berharap nenek tsuru juga ikut bertarung melawan para bajak laut. Sudah kangen dengan jurusnya nenek tsuru. Terakhir kali nenek tsuru terlihat bertarung pada perang marine ford, itu pun scene sangat singkat. Saya sangat ingin tau sekuat manakah nenek tsuru itu? Ehh… kedatangannya ke Dressrosa malah cuma ngomong sepatah dua kata ama Fojitora

image

Nenek tsuru lagi curhat ama fojitora

Pertanyaan
Fojitora mengetahui gerak gerik musuh pakek apa? Apa pakek haki pengamatan kah?

Belajar dari Keteguhan Lucy Menjadi Penulis (Fairy Tail Episode 276)

Fairy tail episode zero berakhir sudah,  sekarang marilah kita menatap masa yang sedang kita hadapi. Pahit atau bahagianya masa lalu biarlah menjadi cermin masa depan kita.

Episode kali ini secara keseluruhan menceritakan tentang Lucy.
Pada mulanya menceritakan tentang Lucy yang menjadi model pakaian dalam namun ia tidak menikmati pekerjaan ini, kemudian ia memberanikan mengungkapkan keinginan menjadi seorang penulis pada Jason, salah seorang staf majalah mingguan sorcerer.
image

Mulai disinilah digambarkan perjuangan Lucy menjadi seorang penulis, berkali-kali tulisannya ditolak oleh Jason, namun ia tidak pernah murung menghadapinya. Ia menghadapi semuanya dengan senyuman.
image

Hal lain yang sangat berkesan bagi saya, sepulang dari kerja sesampainya di rumah ia kembali berlatih menulis padahal sudah lelah bekerja seharian.
image

Lalu apa tujuan Lucy menjadi penulis di majalah mingguan sorcerer? Ia ingin mengumpulkan semua informasi keberadaan teman guildnya fairy tail.

Ada banyak hal yang bisa saya ambil pelajaran dari episode kali ini.
1. Jangan Pernah Ragu Untuk Raih Impianmu

Coba lihat Lucy dari profesinya sebagai model ia tak ragu beralih menjadi penulis yang penuh rintangan. Kalau kamu sudah menetapkan ingin menjadi seorang penulis atau blogger sukses jangan pernah ragu terhadap apa yang kamu impikan. Walaupun tak harus seperti Lucy meninggalkan pekerjaan untuk menjadi seorang penulis. Setidaknya kita bisa memaksimalkan segenap waktu kita untuk berlatih menulis dengan memangkas kegiatan-kegiatan yang tak berguna.

2. Menjadi penulis butuh proses panjang

Tak seperti candi prambanan yang konon dibangun dalam semalam, menjadi penulis butuh proses yang lama. Kegagalan demi kegagalan haruslah dihadapi dengan senyuman.

3. Tak Pernah berhenti belajar

Menjadi seorang penulis haruslah tekun dan belajar terus menerus

4. Milikilah Tujuan

Dengan memiliki tujuan yang jelas maka kita akan memiliki semangat yang tinggi. Semangatnya bisa bermacam, bisa berbagi ilmu untuk orang lain atau mencari pemasukan lewat kegiatan menulis.