Waw Faqriyah

Di banyak lokal yang saya mengajar, terkadang selalu diajukan pertanyaan yang sama. Kelas 1 pun pertanyaan itu, kelas 3 juga sama, kelas 5 pun demikian. Mereka pun tak sungkan-sungkan menanyakan referensi tertulis (FYI, menanyakan referensi tertulis sebagian santri menganggap kurang beradab, karena seolah-olah apa yang dinyatakan sang guru hanya bualan tanpa referensi. Kalau pribadi saya tidak bermasalah).
“Tgk Kenapa pada kata عمرو ditambahkan waw?” itulah pertanyaan yang berulang kali ditanyakan sama saya

Jawaban:
Ditambahkan waw pada kata عمرو (bacanya, a’mrin) untuk membedakan dengan عمر (bacanya u’mar)
Bila ada waw, maka cara membacanya dengan fatah a’in dan sukun mim dan jika tidak ada waw bacanya dengan dhammah ai’n dan fatah mim.
Karena itulah waw tersebut dinamakan waw faqriyah (waw pembeda).
Untuk referensi bisa Anda lihat dalam Hasyiah Syarah Qatrun Nada.

Iklan

Usai Sudah Lebaran, Santri Darul Huda Paloh Gadeng Kembali Ke Dayah

Hari tasyrik ke 3 merupakan tenggat waktu balik santri Dayah Darul Huda Paloh Gadeng usai menikmati liburan I’dul Adha terhitung mulai tanggal 29/9.

Santriwan dan santriwati mulai tampak berdatangan kembali.
Esok merupakan arus puncak kembali para santriwan/wati.
Para santri berbondong-bondong memikul tas dan barang bawaan lainnya. Ada yang diantar oleh orang tua dan ada juga yang kembali sendirian.
Asrama mulai ramai kembali, canda-tawa mulai terdengar di sana sini.
Dan mulai malam selasa santriwan dan santriwati akan mengikuti ujian cawu III, ini adalah ujian terakhir dan kenaikan kelas.

Benarkah Nabi Aiyub Dimakan Ulat?

Hari ini (25/9/2815) saya shalat jum’at di mesjid Al-Ikhlas Teupin Punti, mesjid yang terletak di pinggir jalinsum (jalan lintas sumatera).
Saya menceritakan kepada Anda karena ada yang menarik untuk dibahas dalam isi khutbah tadi,  khatib dalam khutbahnya menjelaskan yang bahwa “Nabi Aiyub badannya dimakan oleh ulat hingga yang tersisa cuma hati saja, namun beliau tidak mengeluh. Ketika ulat hendak memakan hatinya, beliau mengadu kepada Allah “Bila ulat memakan hati ini, dengan apa aku mengingat kepada Mu”.

Kisah serupa ini bukan pertama saya mendengarnya, tapi sudah begitu sangat familiar di dalam masyarakat. Lantas apa masalahnya? Yang menjadi masalahnya apakah memang benar Nabi Aiyub berpenyakit hingga dimakan oleh ulat yang tersisa hanya hatinya saja? Mari kita bahas bersama.

Dalam kitab Matan As-Sanusi dijelaskan

ويجوز في حقهم عليهم الصلاة والسلام ما هو من الأعراض البشرية التى لا تؤدي إلى نقص مراتبهم العلية

“Boleh pada hak rasul sesuatu dari sifat manusia yang tidak membawaki kepada kurangnya martabat mereka yang tinggi ”

Dengan ini kita mengetahui bahwa cerita nabi Aiyub sakitnya hingga ulat memakan seluruh tubuhnya adalah cerita dusta karena hal tersebut dapat mengurangi martabatnya yang tinggi.

Plah U

Salah satu adat orang Aceh yang lakukan pada anak kecil adalah plah U (membelah kelapa), tujuan dari membelah kelapa ini untuk menghilangkan rasa takut pada anak kecil.

image

Plah U untuk Putri Khadijah

Prosesinya dilakukan dengan cara anak kecil didirikan di bawah selembar kain yang dibentang diatasnya. Kemudian kelapa digulir-gulir sebanyak tujuh kali dari kiri ke kanan, kemudian plak kelapa pun di belah, airnya dibiarkan mengalir ke bawah (tapi tidak mengenai anak), kemudian belahan kelapa dilembar ke kanan satu, ke kiri satu.
Konon diyakini, suara belahan kelapa akan membuat anak tidak takut terhadap suara petir. Dan air yang bercucuran di samping sang anak akan membuatnya tidak takut akan hujan.

image

Plakk, suara terbelah kelapa diyakini membuat ia tidak takut suara petir

Tradisi ini masih sangat membudaya di Aceh.

Yang Menyebalkan Saat Menggunakan Facebook

Pertama kali saya membuat akun facebook sekitar tahun 2010. Hingga sekarang setidaknya sudah 7 tahun berwara-wiri dalam dunia facebook walau dua tahun terakhir ini saya banyak tidak aktif ataupun hanya menjadi silent reader.

Pernah terpikir untuk menonaktifkan saja akun facebook,, ahh.. biarkan sajalah paling-paling menjadi tempat ajang promisi blog Catatan Saifan ini.

Lantas apa saja yang membuat saya begitu bosan dengan facebook. Setidaknya ada beberapa hal yang membuat saya bete abis, diantaranya:

1. Nge-tag/unggah gambar porno
Ini yang paling menjengkelkan bagi saya. Untuk mencegah hal ini saya sudah pengaturan privasi sehingga bila ada orang yang men tag tak langsung tampak di kronologi saya.
Biasa orang yang nge tag atau pengunggah gambar porno langsung saya hapus pertemanan

2. Uggah gambar Sadis
Sama halnya dengan gambar porno, gambar yang sadis juga termasuk dalam daftar menjengkelkan bagi saya.
Gambar orang yang tertabrak hingga isi kepalanya berceceran atau orang yang dibacuk diunggah begitu saja tanpa terlebih dulu mengfilternya.
Biasanya bila ketemu gambar seperti ini cepat-cepat saya membatalkan pertemanan dengan orang tersebut.

3. Orang yang Sama Mengirimi Dua Permintaan Pertemanan.
Mempunyai dua akun facebook itu hak Anda dan terserah kemauan Anda kenapa tidak hingga sepuluh akun sekalian.
Tapi jangan pernah mengirimi permintaan pertemanan kepada saya dengan dua akun Anda, saya akan menolaknya kecuali akun yang lama tidak Anda gunakan lagi karena di hacklah. Saya tidak ingin berteman dengan dua akun yang mana pemiliknya sama. Karena facebook membatasi pertemanan hingga 5000 orang.

4. Orang yang jualan di facebook
Akun yang postingannya melulu jualan atau kebanyakannya begitu akan saya hapus. Saya sama sekali tidak tertarik dengan orang yang menggunakan Facebook untuk jualan.

5. Penyebar link dan berita hoax

Saya memperhatikan sekarang begitu banyak orang yang dengan mudah mengklik tombol share tanpa berpikir “apakah info yang saya sebarkan ini benar adanya atau cuma hoax belaka”.
Orang seperti ini tak butuh waktu lama bagi saya untuk membatalkan pertemanan dengan orang-orang seperti ini.

6. Memasukkan saya dalam group tak jelas

Ini juga membuat saya begitu emosi saat melihat pemberitahuan ternyata saya dimasukkan ke group tak jelas.

Ada sebagian orang yang mengatakan “akun facebook punya sendiri, suka guwe lah”… oke.. Saran saya Anda tak harus perlu berteman dengan siapa pun di facebook biar Anda bisa sebebas mungkin mengeksplorasi akun facebook Anda. Namun ketika Anda sudah berteman dengan orang lain makan Anda sudah menjadi bagian sosial yang harus Anda patuhi etika-etikanya

Begitulah hal-hal yang bagi saya menyebalkan saat menggunakan Facebook. Kalau bagi Anda apa saja? Silakan share

Kitab-Kitab Ajaran Di Dayah Darul Huda Paloh Gadeng

Beberapa hari yang lalu seseorang tersesat dari search engine ke blog saya, ia sedang mencari kitab-kitab yang diajarkan di kelas 1 di Dayah Darul Huda Paloh Gadeng, karena itu saya merasa perlu menulis kitab-kitab apa saja yang diajarkan di Dayah Darul Huda Paloh Gadeng dan mengingat juga beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Muharram di mana dayah-dayah di Aceh akan memulai tahun ajaran baru. Baca lebih lanjut

Menghidupkan Malam Hari Raya

Fenomena yang kita dapati zaman sekarang malam lebaran identik dengan membakar kembang api, mercon, berhuru-hara. Sepertinya nilai-nilai yang diajarkan oleh islam sedikit demi sedikit bergeser, dulu mungkin tak pernah kita menjumpai malam hari membakar kembang api, tapi sekarang itu hal yang begitu lumrah.
Sebenarnya apa yang dianjurkan pada malam hari raya dalam islam?
Dalam kitab-kitab fiqih dijelaskan, disunnahkan menghidupkan malam hari raya. Rasulullah pernah bersabda:

من أحيا ليلة العيد أحيا الله قلبه يوم تموت
القلوب

“Barangsiapa yang menghidupkan malam hari raya niscaya Allah akan menghidupkan hatinya pada hari yang matilah segala hati”

Menghidupkan malam hari raya yang dimaksudkan yaitu dengan cara beribadah, paling kurang shalat Isya berjamaah dan bercita-cita melaksanakan shalat subuh berjamaah.
Lalu bagaimanakah maksud Allah akan menghidupkan hati kita, maksudnya Allah tidak membimbangkan hati kita dengan kecintaan dunia.
Dan maksud dengan hari yang pada hari tersebut banyak hati yang mati adalah hari dimana banyak hati manusia terbimbang dengan kecintaan dunia. Begitulah yang dijelaskan dalam kitab Hasyiah Bajuri.

So, sobat semua, malam hari raya bukanlah malam untuk berpesta pora dengan kemaksiatan tapi hiasilah malam hari raya dengan beribadah kepada Allah.

Hukum Menabur Bunga Di Atas Kuburan

Salah satu kebiasaan yang kita jumpai dalam masyarakat yaitu menabur bunga di atas kuburan, sebenarnya apa hukum menabur bunga di atas kuburan?
Hukum menabur bunga di atas kuburan hukumnya sunat, dalam Fathul Mu’in di jelaskan:

ويسن وضع جريدة خضراء على القبر للإتباع ولأنه يخفف عنه ببركة تسبيحها وقيس بها ما إعتيد من طرح نحو الريحان الرطب

Disunatkan meletakkan pelepah yang masih hijau atas kuburan karena mengikuti perbuatan nabi, dan dapat meringankan azab mayat dengan berkat tasbihnya. Dan dipersamakan dengan pelepah yang hijau sesuatu yang sudah beradat yaitu menabur seumpama bunga-bunga wangi